Postingan

Menampilkan postingan dengan label Cerita Pendek

Kontemplasi #3 : Berjuang yang Senada

Gambar
  Berjuang Yang Senada Oleh: Rivia Nafilah Fauziah “ Dalam rentetan episode yang dihadirkan Allah untuk hambaNya, sungguh segalanya menuai hikmah sekalipun nampak menyakitkan” .... Setelah satu minggu berita diterimanya Abil Haq di PTKIN kota kembang keluar, ada tawaran kepadanya untuk mencoba mengikuti pendaftaran beasiswa untuk penghafal Quran.Tiada sungguh Allah memberatkan hambaNya untuk terus mencari ilmu. Akhirnya Abil berkelana pada proses pendaftaran itu, mengisi berbagai persyaratan administrasi yang cukup rumit untuk dikirimkan secara online. Segalanya ia lakoni, sebaga ikhtiar mengharapkan beasiswa ini adalah rezeki yang Allah berikan untuknya, untuk bekal dia menuntut ilmu di perantauan. Abil Haq, telah menjadi mahasiswa baru, yang tiada tau lini hidup seperti apa yang akan ia lakoni selama di perantauan mencari ilmu. “Semangat, dan tiada boleh kendur. Belajar sungguh-sungguh, target khatam menghafal quran 30 juz sungguh-sungguh pun berorganisasi sungguh-sungguh” T...

[CERPEN] - Episode Palawa Hikmah ( Cerita Masa Pandemi)

Gambar
EPISODE PALAWA HIKMAH (Menguji Kemanusian Manusia) Oleh : Rivia Nafilah Fa “Dan Kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepadaNya sebelum datang azab kepadamu, kemudian kamu tidak dapat ditolong lagi.” (Qs Az-Zumar :54). ........ Saat semuanya perlahan mulai mengerumuni kebahagian, orang disekitarku mulai berlalu dari jalannya, pergi ke kampung halaman untuk mencurahkan segala kekhawatirannya karena pernah diam di zona merah. Dengan berat hati, segala rencana akademik, organisasi, dan project lainnya ditunda entah sampai kapan waktunya. Sehingga, minggu ini - setelah tersebar surat edaran dari rektor perihal ditiadakannya kuliah tatap muka dan diganti dengan kuliah Online sebagai ikhtiar menempas penyebaran Covid-19 -, aku melihat dengan jelas bagaimana situasi jalanan dikampus, sepi. Orang mulai menjaga jarak, dan berniat Pulang. Minggu ini, setelah bercengkrama pemikiran bersama kawan-kawan satu organisasi, kemudian mengelana dalam program kelas ...

[CERPEN[] - Terhempas

Gambar
TERHEMPAS by : Rivia Nafilah Fauziah Pergilah . Biarkan asa ku tak mengagumi lagi. Dan kamu tau apa yang membuatku terhempaskan begitu saja.          Senja semakin mengepal hari, mataku tetap focus pada satu lembaran berisi huruf-huruf kias berarti, yang mesti diolah otak dengan teliti sehingga tergapai dan terekam isi dan maksud sang penulis.   Yups.. beberapa huruf yang berevolusi menjadi satu kalimat yang perlu diselami, ‘ M a’rifat Cinta ’. Tak tahu apa itu makna ma’rifat cinta, yang kutahu namaku Riffat tanpa ma dan cinta .                Katanya penuh makna Balaghah , bahkan otakku tak mampu menggapai keberadaan maksudnya walau rasa penasaran menghantui, hatiku berkata “Ini bukan buku bacaan yang pas untuk seorang labil ini” . Tiba-tiba imajiku menerka jauh masa dimana aku akan hidup bersama seseorang yang selalu kumudah-mudahkan. Lama… imajiku melaya...